Skip to content

Maintenance Request

Fitur Maintenance Request berfungsi untuk membuat perencanaan pemeliharaan aset yang digunakan sebagai pencegahan kerusakan dan perbaikan aset.

Membuat Maintenance Request

  1. Klik menu Maintenance

    Create Maintenance Request

  2. Pilih Request

    Create Maintenance Request

  3. Klik Create New Maintenance Request

    Create Maintenance Request

  4. Isi kolom-kolom berikut

Create Maintenance Request

  1. Pilih Location dimana asset yang akan di maintenance berada

Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  1. Pilih Asset yang akan di maintenance, Asset yang tampil adalah asset yang berada di location yang dipilih

Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  1. Pilih Task Template, Task Template berisi Asset dan Maintenance Category. Jika memilih "Asset" maka Anda harus memiliki Task Template Asset terlebih dahulu di menu Asset. Jika memilih "Maintenance Category" maka Anda harus memiliki Task Template Maintenance Category terlebih dahulu di menu Maintenance Category

Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  1. Pilih data yang ada pada Asset atau Maintenance Category, jika data sudah dipilih, maka SPV Assignee, Assignee dan task yang tampil akan sesuai dengan data yang sebelumnya sudah diatur pada Asset dan Maintenance Category Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  2. Pilih tab Task untuk melihat task-task yang akan dikerjakan pada maintenance ini Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  3. Pilih tab Work Detail lalu isi work cost jika ada Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  4. Klik Add Maintenance Parts jika ada parts yang ingin ditambahkan pada maintenance ini Create Maintenance Request

  5. Pilih Parts Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  6. Isi Used Quantity nya, used quantity adalah jumlah parts yang akan digunakan untuk maintenance ini. Used Quantity tidak boleh melebihi Slot Quantity dan Stock Quantity nya Create Maintenance Request

  7. Klik Save Create Maintenance Request

  8. Pilih tab Attachment jika ada attachment yang ingin dimasukkan pada maintenance ini, lalu klik Add Attachment Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  9. Klik pada kotak di bawah ini untuk memilih file yang akan diupload lalu klik Save Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  10. Pilih tab Scheduling jika ingin membuat maintenance yang terjadwal planned maintenance Create Maintenance Request

  11. Isi data-data yang ada pada scheduling, bagian simulation akan terisi otomatis sesuai data yang diisi Create Maintenance Request Create Maintenance Request

  12. Pilih tab Reminder untuk mengatur siapa saja yang akan mendapat pesan pengingat yang berkaitan dengan Maintenance Request ini. Reminder bisa melalui Email ataupun Notification di aplikasi Create Maintenance Request

  13. Isi data-data yang ada pada reminder. Pesan pengingat yang dikirim melalui email atau notification akan terkirim ke Creator/SPV Creator/Assignee/SPV Assignee (sesuai dengan user yang diceklis pada bagian Reminding to) Create Maintenance Request

  14. Klik Save untuk menyimpan maintenance Create Maintenance Request

Note:

  • Hanya data yang ada pada tab General Information yang wajib diisi

Mengubah Maintenance Request

  1. Klik menu maintenance lalu pilih Request

    Edit Maintenance Request

  2. Klik Action

Edit Maintenance Request

  1. Klik View Detail

Edit Maintenance Request

  1. Ubah informasi Maintenance Request, lalu klik Save

Edit Maintenance Request

Menyetujui Maintenance Request menjadi Maintenance Order

  1. Klik menu maintenance lalu pilih Request

Approval Maintenance Request

  1. Klik Action

Approval Maintenance Request

  1. Pilih "Approve" untuk menyetujui maintenance request yang akan dikerjakan di maintenance order atau pilih "decline" untuk untuk menolak permintaan maintenance

Approval Maintenance Request

  1. Jika maintenance di approve, maka status nya akan menjadi "Approved" dan maintenance tersebut akan tampil juga di maintenance order

Approval Maintenance Request

  • User yang dapat melakukan approval adalah user yang terdaftar sebagai SPV Assignee pada maintenance tersebut

Melihat Riwayat Maintenance Request

  1. Klik menu maintenance lalu pilih Request

History Maintenance Request

  1. Klik Action

History Maintenance Request

  1. Klik History

History Maintenance Request

  1. Pilih salah satu Change Log untuk melihat detail riwayat perubahan category

History Maintenance Request History Maintenance Request

**Melihat Maintenance Order dalam tampilan Calender

  1. Klik menu maintenance lalu pilih Order

View as Calendar

  1. Pilih button View as Calendar View

View as Calendar

  1. Data maintenance akan tampil sesuai periode nya dalam bentuk kalender View as Calendar